Manusia dan Kegelisahan

Kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan keadaan seseorang yang tidak tenteram hati dan perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dan tidak sabar dalam tingkah lakunya, dan selalu merasa cemas.

Kecemasan merupakan salah satu bentuk kegelisahan. Menurut Sigmund Freud, seorang ahli psikoanalisis, terdapat tiga jenis kecemasan, yaitu kecemasan objektif, kecemasan neurotis (saraf) dan kecemasan moral.

Bila dikaji, sebab-sebab orang gelisah adalah karena pada hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya. Hal ini adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari luar maupun dari dalam dirinya sendiri.

Contoh orang yang gelisah adalah para siswa kelas 3 SMA atau kelas 3 SMP pada saat hari pengumuman kelulusan Ujian Nasional. Mereka takut akan kehilangan haknya untuk dapat meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan karena syarat yang harus dipenuhi siswa untuk melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi adalah lulus Ujian Nasional.

Untuk dapat mengatasi kegelisahan, pertama-tama harus dimulai dari diri sendiri. Kita harus bersikap tenang. Dengan sikap yang tenang, kita dapat berpikir dengan tenang, sehingga kesulitan yang kita alami dapat kita hadapi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: